Sunday, 17 June 2012

Misteri Angka 13


Di seantero dunia terdapat bermacam-macam kepercayaan, mitos, dan legenda, yang tidak terhitung banyaknya. Bagi kaum rasionalis, kepercayaan-kepercayaan orang-orang tua ini seharusnya ikut mati sejalan dengan modernisasi yang merambah seluruh sisi kehidupan manusia. Namun demikiankah yang terjadi? Ternyata tidak.
 
Di dalam tatanan masyarakat modern, kepercayaan-kepercayaan tahayul ini ternyata tetap eksis dan bahkan berkembang dan merasuk ke dalam banyak segi kehidupan masyarakatnya. Kepercayaan-kepercayaan ini bahkan ikut mewarnai arsitektural kota dan juga gedung-gedung pencakar langit.

Sebagai contoh kecil, di berbagai gedung tinggi di China, tidak ada yang namanya lantai 13 dan 14. Menurut kepercayaan mereka, kedua angka tersebut tidak membawa hoki. Di Barat, angka 13 juga dianggap angka sial. Demikian pula di berbagai belahan dunia lainnya. Kalau kita perhatikan nomor-nomor di dalam lift gedung-gedung tinggi dunia, Anda tidak akan jumpai lantai 13. Biasanya, setelah angka 12 maka langsung ‘loncat’ ke angka 14. Atau dari angka 12 maka 12a dulu baru 14. Fenomena ini terdapat di banyak negara dunia, termasuk Indonesia.

Mengapa angka 13 dianggap angka yang membawa kekurang-beruntungan? Sebenarnya, kepecayaan tahayul dan aneka mitos yang ada berasal dari pengetahuan kuno bernama Kabbalah. Kabalah merupakan sebuah ajaran mistis kuno, yang telah dirapalkan oleh Dewan Penyihir tertinggi rezim Fir’aun yang kemudian diteruskan oleh para penyihir, pesulap, peramal, paranormal, dan sebagainya—terlebih oleh kaum Zionis-Yahudi yang kemudian mengangkatnya menjadi satu gerakan politis—dan sekarang ini, ajaran Kabbalah telah menjadi tren baru di kalangan selebritis dunia.

Bangsa Yahudi sejak dahulu merupakan kaum yang secara ketat memelihara Kabbalah. Di Marseilles, Perancis Selatan, bangsa Yahudi ini membukukan ajaran Kabbalah yang sebelumnya hanya diturunkan lewat lisan dan secara sembunyi-sembunyi. Mereka juga dikenal sebagai kaum yang gemar mengutak-atik angka-angka (numerologi), sehingga mereka dikenal pula sebagai sebagai kaum Geometrian.

Menurut mereka, angka 13 merupakan salah satu angka suci yang mengandung berbagai daya magis dan sisi religius, bersama-sama dengan angka 11 dan 666. Sebab itu, dalam berbagai simbol terkait Kabbalisme, mereka selalu menyusupkan unsur angka 13 ke dalamnya. Kartu Tarot misalnya, itu jumlahnya 13. Juga Kartu Remi, jumlahnya 13 (As, 2-9, Jack, Queen, King).

Penyisipan simbol angka 13 terbesar sepanjang sejarah manusia dilakukan kaum ini ke dalam lambang negara Amerika Serikat. The Seal of United States of America yang terdiri dari dua sisi (Burung Elang dan Piramida Illuminati) sarat dengan angka 13.
Inilah buktinya:

-13 bintang di atas kepala Elang membentuk Bintang David.
-13 garis di perisai atau tameng burung.
-13 daun zaitun di kaki kanan burung.
-13 butir zaitun yang tersembul di sela-sela daun zaitun.
-13 anak panah.
-13 bulu di ujung anak panah.
-13 huruf yang membentuk kalimat ‘Annuit Coeptis’
-13 huruf yang membentuk kalimat ‘E Pluribus Unum’
-13 lapisan batu yang membentuk piramida.
-13 X 9 titik yang mengitari Bintang David di atas kepala Elang.
 
Selain menyisipkan angka 13 ke dalam lambang negara, logo-logo perusahaan besar Amerika Serikat juga demikian seperti logo McDonalds, Arbyss, Startrek. Com, Westel, dan sebagainya. Angka 13 bisa dilihat jika logo-logo ini diputar secara vertikal. Demikian pula, markas besar Micosoft disebut sebagai The Double Thirteen atau Double-13, sesuai dengan logo Microsoft yang dibuat menyerupai sebuah jendela (Windows), padahal sesungguhnya itu merupakan angka 1313.

Uniknya, walau angka 13 bertebaran dalam berbagai rupa, bangsa Amerika rupa-rupanya juga menganggap angka 13 sebagai angka yang harus dihindari. Bangunan-bangunan tinggi di Amerika jarang yang menggunakan angka 13 sebagai angka lantainya. Bahkan dalam kandang-kandang kuda pacuan demikian pula adanya, dari kandang bernomor 12, lalu 12a, langsung ke nomor 14. Tidak ada angka 13.

Kaum Kabbalis sangat mengagungkan angka 13, selain tentu saja angka-angka lainnya seperti angka 11 dan 666. Angka ini dipakai dalam berbagai ritual setan mereka. Bahkan simbol Baphomet atau Kepala Kambing Mendez (Mendez Goat) pun dihiasi simbol 13. Itulah sebabnya angka 13 dianggap sebagai angka sial karena menjadi bagian utama dari ritual setan.

Friday the 13th adalah Hari sial?
Berdasarkan hasil penelitian dari Dr Donald Dossey seorang psikoterapi khusus dlm bidang “phobia” = takut dlm bhs Yunani, di AS saja ada lebih dari 21 juta orang yang memiliki penyakit “paraskevidekatriap hobia” atau rasa takut akan hari Jumat tgl 13. Dan menurut laporan dari “The Stress Management Center and Phobia Institute” di Asheville – AS, tenyata setiap hari Jumat tgl 13, ekonomi Amerika mengalami kerugian antara 800 s/d 900 juta AS$, karena banyak orang yg ogah travelling, bekerja ataupun melakukan
kegiatan bisnis apapun juga.
Kenapa angka 13 adalah angka sial ?
Sedangkan kepercayaan 13 sebagai nomor sial itu timbulnya dari orang Kristen, karena Yudas menduduki kursi yg 13 dan ia menjual Yesus tepat jam 13.00. Disamping itu angka tsb berada satu poin diatas angka sempurna 12 atau melebihi kekuatan puncak, maka dgn mana otomatis akan membawa sial, maklum murid Yesus terdiri dari 12 orang, suku Israel 12, siang-malam 12 jam, bulan 12, dewa Olympus 12.

Bila numerologi Barat memandang angka 13 sebagai angka sial, hal yang sama berlaku pula di masyarakat Cina. Namun mungkin dilihat dari sudut pandang yang berbeda. “Kalau dijumlah 1+3 hasilnya 4. Dan angka ‘empat’ sendiri dalam bahasa Cina bila diucapkan dengan intonasi berbeda (sie) bisa memberikan 2 makna yaitu empat dan mati = sial!

Bahkan kalau dihitung tgl 13 Oktober 2006 ini adalah benar-benar angka sial tulen cobalah Anda jumlahkan: 13-10-2006 = 1+3+1+0+2+6 = 13 (tigabelas lagi)

Dan apabila nama Anda terdiri dari 13 abjad maka ini harus hati2 sebab para pembunuh sadis memiliki nama yg terdiri dari 13 abjad lihat saja: Jack the Rippe, Charles Manson, Theodore Bundy dan Albert De Salvo.

Trikaideka-phobia , takut akan angka 13, sedemikian hebatnya sehingga kalau anda makan malam di Hotel berbintang Savoy di London, dan kebetulan anda datang rame2 ber 13 maka si Manager Hotel Mr Paul, akan cepat2 mengeluarkan mascot dua kucing hitam yg didudukan di kursi khusus , untuk menemani anda sekalian dimeja makan! Biar yg makan jadi 15, kalau tidak, “It is believed that one of the 13 diners will die within a year. Begitu wanti2 sang manager.

Berapa banyak hotel atau permukiman yang pantang mencantumkan angka 13 untuk nomor lantai, kamar, maupun rumah. Lotere di Itali, Perancis tidak ada nomer 13 nya. Begitu juga tidak ada nama jalan di Amerika yang menggunakan 13th Street atau 13th Avenue .
Darimana timbulnya kepercayaan ini? Diduga, Pythagoras – figur seniman, filsuf, dan guru dari abad 6 SM, secara tak langsung mendorong para pengikutnya melahirkan pemahaman baru, numerologi.

Apakah disemua Negara Eropa mereka takut akan Hari Jumat tgl 13 ? Tidak sebab di negara-negara Amerika Latin, di Yunani maupun di Spanyol hari “Selasa” tgl 13 adalah hari sial, sehingga ada pepatah “En martes, ni te cases ni te embarques” = di hari Selasa janganlah melakukan perkimpoian ataupun perjalanan.

Sedangkan di Italy hari sialnya adalah hari Jumat tgl 17.
Tetapi bagaiman dgn di Indonesia ? Disini kita percaya bahwa angka 12 adalah angka sial buktinya orang sering ngomong ‘Cilaka 12″.

»»  Continue Read . . . . .

Muslim Bertanya Pastor Bingung, Jelaskan Tuhan Trinitas Pakai Analogi Es Batu !!!


Romo Professor Christian W Troll SJ gusar menghadapi banyaknya pertanyaan kritis dari umat Islam seputar teologi kristiani. Guru Besar pada Pontifical Oriental Institute Vatican dan Guru Besar Filsafat dan Teologi pada the College of St Georgen Frankfurt ini menganggap pertanyaan-pertanyaan ilmiah umat Islam itu dianggap sebagai tantangan iman. Untuk membekali umat Kristen dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan itu, Troll menyuguhkan  buku apologetika “Christian Responses to Muslim Questions” yang diterbitkan dalam edisi Indonesia “Muslim Bertanya Kristen Menjawab” oleh Gramedia.

Dalam Bab 5 “God the Three in One” (Allah Tritunggal), Troll jungkir-balik menjawab sejumlah pertanyaan kritis seputar doktrin Tuhan Tritunggal (Trinitas). Beberapa pertanyaan di antaranya: Apakah orang Kristen menganut monoteisme (muwahhidun)? Apakah umat Kristen mengimani tiga tuhan? Mengapa Tuhan diberi nama Tuhan Bapak dan Tuhan Anak?

Sebelum menjawab pertanyaan umat Islam ini, Christian Troll mengakui dengan jujur bahwa ajaran Islam sangat menekankan dan menjunjung tinggi akidah tauhid (monoteisme) dengan meyakini Allah yang Esa.

“At the centre of the Islamic faith stands thoroughgoing monotheism: ‘Say: He is Allah, the One and Only; Allah, the Eternal, Absolute; he begets not, nor is he begotten; and there is none like him.”’ (Quran 112)” [p. 25]

Troll juga mengakui bahwa Al-Qur'an secara tegas menyatakan kekafiran umat Kristen karena meyakini akidah Trinitas/Tritunggal:

“The Qur’an reproaches Christians for saying ‘three’ (thalātha) with reference to God (4:171). They say that God is ‘the third of three’ (5:73), which would seem to include Jesus and Mary (5:116). They say that Jesus is God (5:72,116), or the Son of God (9:30, using the Arabic word ibn for ‘son’; 19:34-35, using the word walad), although in truth the one and only God ‘begets not, nor is he begotten’ (lam yalid wa lam yĆ«lad, 112:3)” [p. 25].

Dalam pembelaan imannya, Troll mengklaim bahwa umat Kristen adalah penganut monoteisme, meski meyakini Ketuhanan Trinitas, dengan formula sebagai berikut:

1. Allah itu Esa yang hadir dan transparan dalam diri Yesus tanpa mengalami peleburan diri. Dalam diri kemanusiaan Yesus tidak menyerap (mengabsorbsi) keilahian Allah, dan dalam diri keilahian Yesus sama sekali tidak membatalkan dimensi kemanusiaannya.

2. Allah adalah Sabda/Firman yang menjelma menjadi daging manusia Yesus yang diutus sebagai manusia kepada manusia untuk menyampaikan sabda Allah dan menyelesaikan karya penyelamatan yang diserahkan oleh Bapa kepada-Nya.

3. Allah dalam doktrin Trinitas adalah Allah yang hadir dalam tiga jenis keberadaan (ahwal). Ini berkaitan dengan relasi-Nya dengan manusia dan dengan hubungan internal di antara ketiga Pribadi itu.
Pastor Troll mendasarkan formula Tuhan Three in One ini pada ayat-ayat Bibel:  Yohanes 1:1-18, 3:34, 5:36, 17:4, dan 14:9).

Rumusan buatan pastor ini sama sekali tidak bisa mengurai kemuskilan doktrin Trinitas, justru semakin menambah keruwetan teologi. Karena dalam penjelasan ini terdapat kontradiksi dan inkonsistensi.

Penjelasan bahwa Tuhan Bapa tidak melebur dalam diri Yesus, yang diiringi dengan penjelasan bahwa Tuhan adalah Sabda/Firman yang menjelma menjadi Yesus, adalah dua hal yang kontradiktif. Sebab jika Tuhan menjelma menjadi Yesus, otomatis Tuhan melebur dalam diri Yesus.

Selain itu, rumusan bahwa Allah adalah Firman dan Firman itu kemudian menjelma menjadi Yesus berdasarkan Injil Yohanes, semakin menambah kasus kemuskilan baru.

Jika Allah diyakini identik dengan Firman, lalu Firman tersebut menjelma menjadi Yesus, maka seharusnya Tuhan sudah tidak perlu lagi berfirman kepada Yesus. Sebab Firman itu sudah ada dan menjelma dalam tubuh Yesus. Tapi ternyata Allah masih sering berfirman (bersabda, bersuara, berbicara) kepada Yesus dengan firman-Nya:

“Kata Yesus: Sebab segala firman yang Engkau sampai­kan kepadaku telah kusampaikan kepada mereka dan mereka telah menerimanya. Mereka tahu benar-benar, bahwa aku datang dari pada-Mu, dan mereka percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus aku” (Yohanes 17: 8).

“Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan ia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun ke atasnya, lalu terdengar­lah suara dari sorga yang mengata­­kan: “Inilah anak-Ku yang Kukasihi, kepadanya­h Aku berkenan” (Matius 3:16-17)

Kedua ayat tersebut jelas membuktikan bahwa Firman/Sabda/Kalam Allah tidak menjelma menjadi Yesus.

Setelah menjelaskan panjang lebar sepanjang 16 halaman dengan berbagai trik dan ayat-ayat Bibel, Troll menutup penjelasannya dengan apologi akal-akalan. Troll menegaskan bahwa apologi terbaik untuk menjelaskan kemuskilan Ketuhanan Trinitas adalah dengan perumpamaan-perumpamaan. Troll menulis:

“Penjelasan-penjelasan dengan menggunakan perumpamaan bisa merupakan sebuah metode yang baik. Perumpamaan atau metafora bisa menjelaskan bahwa sebuah istilah yang satu dan sama bisa juga menggunakan beberapa realitas. Misalnya “api” adalah sebuah kata yang sering digunakan untuk sekaligus mengatakan bahwa dalam satu kata ini terdapat juga “nyala,” “bara” dan “cahaya.” Contoh lain adalah “es,” “air” dan “uap” yang merupakan tiga unsur berbeda dari satu elemen saja” (hlm. 79).

Ini adalah apologi orang bingung. Mempersamakan Tuhan Trinitas dengan es dan api bukanlah tindakan untuk meninggikan kemuliaan Tuhan.
Maksud hati, pastor ingin menganalogikan Tuhan dengan es dan api yang sama-sama memiliki unsur three in one. Tuhan Trinitas memiliki tiga oknum: Allah Bapak, Allah Anak dan Allah Roh Kudus. Sementara api juga memiliki tiga oknum: nyala, bara dan cahaya. Padahal jika konsisten dengan metafora ini, seharusnya ketuhanan kristiani tidak hanya tiga oknum, tapi tujuh oknum. Karena di samping nyala, bara dan cahaya, api masih memiliki banyak unsur lainnya, misalnya: asap, panas, bau gosong, bayangan, dan seterusnya.

Dengan apologi bingung seperti ini, seharusnya buku “Muslim Bertanya Kristen Menjawab” karya Pastor Christian Troll diganti judulnya menjadi “Muslim Bertanya Pastur Kebingungan.”

BIBEL MEMBANTAH KERAS DOKTRIN TRINITAS

Untuk mempermudah penjelasan agar umat Islam bisa memahami doktrin Ketuhanan Trinitas dengan baik, Christian Troll menguraikan pengertian Trinitas sebagai berikut:

“Orang Kristen mengakui secara bulat bahwa Allah adalah satu dan esa. Teologi Kristen klasik memegang teguh pernyataan ini: di dalam relasi dengan penciptaan-Nya, Allah berkarya sebagai yang satu dan esa. Ketiga pribadi ini berkaitan erat, baik dengan karya keselamatan Allah di dalam sejarah maupun dengan hidup internalnya tetapi tidak berpengaruh sedikit pun terhadap keesaan-Nya. Kategori matematika manapun tidak bisa menjelaskan realitas Allah. 

Allah yang sama adalah Bapa, Allah yang sama adalah Putra, dan Allah yang sama pula adalah Roh Kudus. Di dalam Yesus Kristus, Allah sungguh menjadi manusia. Allah turut mengambil bagian di dalam realitas penderitaan dan kematian. Nama-nama Allah di atas termasuk di dalam wilayah inti eksistensi iman Kristen dan menampakkan separuh warisan iman yang sudah diturunkan sejak masa-masa awal kekristenan” (hlm. 77)

Dengan pernyataan ini, pastor mengklaim doktrin Trinitas sebagai Ketuhanan Yang Esa (monoteisme) karena hanya mengimani tiga hubungan/relasi pribadi antara Allah Bapak, Allah Anak (Yesus) dan Allah Roh Kudus. Apologi ini semakin mementahkan doktrin penjelmaan Tuhan menjadi Yesus.

Kalau istilah Bapa, Anak dan Roh Kudus hanya sekedar menunjukkan hubungan ketiga oknum tanpa ada penjelmaan, maka seharusnya Tuhan yang berhak disembah dan diibadahi hanyalah Allah saja. Sedangkan Yesus dan Roh Kudus tak pantas disembah, diibadahi dan dipertuhankan.

Faktanya, dalam banyak ayat Bibel sendiri mengakui bahwa ketiganya adalah oknum yang berbeda, misalnya: Yesus lebih kecil daripada Allah (Yohanes 10:29); Allah lebih besar daripada Yesus (Yohanes 14:28); Yesus berteriak memanggil Allah (Matius 27:46, Markus 15:34); Yesus menyerahkan nyawanya kepada Allah (Lukas 23:44-46, Yohanes 19:30); Yesus bersyukur, berdoa dan minta ampun atas kesalahan kepada Tuhan (Matius 11:25, Lukas 10:21, Lukas 6:12, Matius 6:12, Lukas 11:4).
Tapi jika pastor juga meyakini bahwa “Allah yang sama adalah Bapa, Allah yang sama adalah Putra, dan Allah yang sama pula adalah Roh Kudus,” maka rumusan ini sulit untuk diterapkan. Sebab jika Allah, Yesus dan Roh Kudus diyakini sebagai Tuhan yang sama, maka seharusnya semua nama Yesus dalam Alkitab bisa diganti dengan nama Allah. Misalnya:

“Maka Yesus dibawa oleh Roh ke padang gurun untuk dicobai Iblis” (Matius 4:1).
“Kemudian Iblis membawa Yesus ke Kota Suci dan menempatkan dia di bubungan” (Matius 4:5).

“Dan Yesus akan diolok-olokkan, diludahi, disesah dan dibunuh” (Markus 10:34).

Jika Allah sama dengan Yesus, gantilah nama “Yesus” pada ayat tersebut dengan nama “Allah.”

“Maka Allah dibawa oleh Roh ke padang gurun untuk dicobai Iblis” (Matius 4:1).
“Kemudian Iblis membawa Allah ke Kota Suci dan menempatkan dia di bubungan” (Matius 4:5).

 “Dan Allah akan diolok-olokkan, diludahi, disesah dan dibunuh” (Markus 10:34).

Jika masih ngotot menyatakan bahwa Allah sama dengan Yesus setelah membaca ayat-ayat tersebut, maka patut dipertanyakan curriculum vitae Pastor Christian Troll yang konon pernah memperdalam bahasa Arab di Universitas St. Joseph, Beirut tahun 1961-1963. [A. Ahmad Hizbullah MAG/suara-islam]

»»  Continue Read . . . . .

Sunday, 10 June 2012

LUCU YA ??? [Renungan]


Lucu ya, uang Rp 20,000an kelihatan begitu besar bila dibawa ke kotak amal mesjid, tapi begitu kecil bila kita bawa ke supermarket.

Lucu ya, 45 menit terasa terlalu lama untuk berzikir, tapi betapa pendeknya waktu itu untuk pertandingan sepakbola.

Lucu ya, betapa lamanya 2 jam berada di Masjid, tapi betapa cepatnya 2 jam berlalu saat menikmati pemutaran film di bioskop.

Lucu ya, susah merangkai kata untuk dipanjatkan saat berdoa atau sholat, tapi betapa mudahnya cari bahan obrolan bila ketemu teman.

Lucu ya, betapa serunya perpanjangan waktu dipertandingan bola favorit kita, tapi betapa bosannya bila imam sholat Tarawih bulan Ramadhan kelamaan bacaannya. 

Lucu ya, susah banget baca Al-Quran 1 lembar saja, tapi novel best-seller 100 halaman pun habis dilalap.

Lucu ya, orang-orang pada berebut paling depan untuk nonton bola atau konser tapi berebut cari shaf paling belakang bila Jumatan agar bisa cepat keluar.

Lucu ya, kita perlu undangan pengajian 3-4 minggu sebelumnya agar bisa disiapkan di agenda kita, tapi untuk acara lain jadwal kita gampang diubah seketika.

Lucu ya, susahnya orang mengajak partisipasi untuk dakwah, tapi mudahnya orang berpartisipasi menyebar gossip.

Lucu ya, kita begitu percaya pada yang dikatakan koran, tapi kita sering mempertanyakan apa yang dikatakan Al-Quran.

Lucu ya, semua orang penginnya masuk surga tanpa harus beriman, berpikir, berbicara ataupun melakukan apa-apa.

Lucu ya, kita bisa ngirim ribuan jokes lewat email, tapi bila ngirim yang berkaitan dengan ibadah / pengetahuan ke-Islaman sering mesti berpikir dua-kali.

“Dan sampaikanlah berita gembira kepada orang-orang mukmin
bahwa sesungguhnya bagi mereka karunia yang besar dari
Allah.” (QS. 33:47)

Wassalam

SUMBER
»»  Continue Read . . . . .

Cowok Ganteng dan Cowok Jelek



Nih kalo mau tau sudut pandang seorang wanita menilai cowok ganteng dan jelek.

kalo cowok ganteng bersedih hati
cewek bilang : let me be your shoulder to cry on
kalo cowok jelek bersedih hati
cewek bilang : yaelah cengeng amat. lelaki bukan lu!

kalo cowok ganteng males difoto
cewek bilang : pasti takut fotonya disebar-sebar
kalo cowok jelek males difoto
cewek bilang : pasti ga tega ngeliat hasilnya

kalo cowok ganteng penyayang binatang
cewek bilang : perasaanya lembut dan penuh cinta kasih
kalo cowok jelek penyayang binatang
cewek bilang : sesama sodara harus saling menyayangi.

kalo cowok ganteng jomblo
cewek bilang : pasti dia perfeksionis
kalo cowok jelek jomblo
cewek bilang : udah jelas banget. kaga laku.

kalo cowok ganteng dapet cewek cantik
cewek bilang : serasi banget.
kalo cowok jelek dapet cewek cantik
cewek bilang : hmm dukunya kuat. pasti ni orang abis betapa di dalem goa.

kalo cowok ganteng diputusin cewek
cewek bilang : jangan sedih dong. kan masih ada aku.
kalo cowok jelek diputusin cewek
cewek bilang : (terdiam. tetapi telunjuknya meliuk² dari atas kebawah) cuuuucuiann deh luuu...

kalo cowok ganteng nolongin cewek yang diganggu preman
cewek bilang : wih hebat. kaya yang di tipi-tipi
kalo cowok jelek nolongin cewek yang diganggu preman
cewek bilang : pasti premanya temen dia

kalo cowok ganteng berbuat jahat
cewek bilang : nobody's perfect
kalo cowok jelek berbuat jahat
cewek bilang : uda ketauan. tampang kriminal.

kalo cowok ganteng pendiam
cewek bilang : wuih cool bangets
kalo cowok jelek pendiam
cewek bilang : udah jelek. kuper pula.

kalo cowok ganteng bawa mobil BMW
cewek bilang : woow ini baru keren luar dalem.
kalo cowok jelek bawa mobil BMW
cewek bilang : mas-mas majikanya mana?

kalo cowok ganteng naek motor gede
cewek bilang : wih kaya Lorenzo lamas bikin lemess
kalo cowok jelek naek motor gede
cewek bilang : awas woi mandragade mau lewad.

kalo cowok ganteng nuangin air ke gelas
cewek bilang : ini dia cowok romantis
kalo cowok jelek nuangin air kegelas
cewek bilang : biarin aja uda biasa dia. wajar lah naluri pembantu.

kalo cowok ganteng ngaku indo
cewek bilang : emang mirip bule sih
kalo cowok jelek ngaku indo
cewek bilang : keliatan. ibunya jawa bapaknya robot.

kalo cowok ganteng baca tulisan ini : senyum - senyum sambil ngaca terus bilang "life is beautiful
kalo cowok jelek baca tulisan ini : lari kenceng kedepan rumah ngambil tali jemuran sambil bilang " HIDUP INI KEJJAAAMMMMM!"

yang ngakak termasuk golongan orang ganteng.
yang diem aja. patut dicurigai. hehehhe.... :D
»»  Continue Read . . . . .