Friday, 26 April 2013

Makna Sholat Subuh [1]


Di antara sholat lima waktu, sholat shubuh punya keistimewaan sendiri. Sholat itu dilakukan di awal perjalanan harian kita melawan diri sendiri. Melawan kantuk dan malas. Sedang sholat-sholat lain secara umum dilakukan dalam kondisi terjaga. Tentu dengan pengecualian bagi mereka yang seluruh harinya adalah tidur.

Sholat shubuh adalah kekuatan. Kekuatan yang hanya bisa didapatkan oleh orang-orang yang kuat. Kita menjadi benar-benar kuat bila mengambil sumber kekuatan dari Yang Maha Kuat. Maka sholat shubuh, pada dasarnya ini adalah soal bagaimana mengambil energi dari langit.

Sholat shubuh adalah perlawanan. Perlawanan yang hanya bisa dimenangkan oleh orang-orang kuat. Ketika syetan mengubah telinga-telinga manusia menjadi kubangan lumpur, orang-orang lemah terlelap kembali. Dan pagi berlalu tanpa sempat mengambil energi kekuatan. Sementara orang-orang kuat bergegas dengan semangatnya melawan tipu daya syetan, mengurai tiga ikatan itu satu demi satu.

Sumber kekuatan harian itu dimulai dari sini. Di shubuh itu. Satuan-satuan waktu yang kita pakai untuk bertarung menundukkan kehidupan ini adalah satuan harian. Maka setiap hari pula kita memasuki dunia baru, hidup baru, masalah baru, suasana baru, dan tantangan baru. Maka setiap hari pula kita memerlukan kekuatan baru, kesegaran baru, semangat baru untuk mengawali segala tantangan yang baru. Sumber kekuatan harian itu dimulai dari sini. Di shubuh ini.

Perlawanan terbesar dalam hidup dimulai dari sini. Dari perlawanan kita terhadap diri sendiri di shubuh yang dingin dan menenggelamkan. Setelah itu, semuanya menjadi ringan.

Hubungannya dengan shubuh? Allah berfirman, "Sesungguhnya orang-orang munafik itu menipu Allah dan Allah akan membalas tipuan mereka. Dan apabila mereka berdiri untuk sholat mereka berdiri dengan malas. Mereka bermaksud riya' (dengan sholat) di hadapan manusia. Dan tidaklah mereka menyebut Allah kecuali sedikit sekali."(An Nisa':142). Lalu Rasulullah menegaskan, sholat yang paling berat bagi orang-orang munafik adalah sholat isya' dan sholat shubuh.

Sebuah perjuangan harus kita mulai dari sini. Di subuh ini. Bila lagi dan lagi subuh kita terlambat, kita hanya akan melengkapi deretan generasi belakangan yang jelek dan menyia-nyiakan sholat. Negeri ini hanya akan bisa bangkit di tangan orang-orang kuat, yang punya energi subuh.

Semoga kita semua punya energi itu, energi subuh yang hanya dimiliki oleh orang-orang kuat. Untuk Allah, Islam, negeri ini, dan da'wah ini. Amin.

Sumber: Dep Dakwah IMAAM/disini
»»  Continue Read . . . . .

Friday, 12 April 2013

Bayi Tidak Boleh Dipakaikan Gurita [Grito-Jawa]


Begitu kata dokter, kebalikan dari kebiasaan yang terjadi selama ini. Memang, tak sedikit kebiasaan turun-temurun dalam merawat bayi yang bertentangan dengan dunia medis. Bagaimana kita menyikapinya?

Dalam merawat sang buah hati, hampir bisa dipastikan kita akan “dihujani” oleh segala macam nasihat ataupun larangan dari lingkungan, entah kakek-nenek, orang tua, kaum kerabat, maupun tetangga. Umumnya, nasihat/larangan tersebut merupakan kebiasaan-kebiasaan praktek perawatan bayi yang bersifat turun-temurun.

Namun, “seringkali nasihat dan larangan tersebut tak bisa diterima akal sehat, meskipun ada pula yang kedengarannya masuk akal,” ujar dr. Eric Gultom, Sp.A. dari Bagian Ilmu Kesehatan Anak FKUI-RSUPN Cipto Mangunkusumo dalam cara Ibu Bayi dan Balita di ANTeve, kerja sama nakita dengan PT Endrass Perdana. Misalnya, bayi tak boleh digendong dengan kedua tungkai memeluk tubuh ibu agar kelak tungkainya tak pengkor, bengkok, atau melengkung. Begitu pula dengan nasihat untuk membedong bayi agar kelak bentuk kakinya jadi bagus.

“Kedengarannya memang masuk akal bahwa cara menggendong dengan posisi demikian mungkin saja akan menyebabkan pengkar. Apalagi pada kenyataannya, saat lahir, tungkai bayi memang penampilannya bengkok atau melengkung,” tutur Eric yang juga berpraktek di RSIA Lestari, Cirendeu dan RS Medistra. Tapi, lanjutnya, bila dijelaskan dengan cara lain, akan tampak penjelasan tersebut kurang masuk akal.

Semua bayi, tutur Eric, kakinya memang akan tampak melengkung ketika lahir. Pasalnya, rongga rahim sangat terbatas ruangnya. Nah, agar si bayi cukup dalam rongga rahim, posisinya harus sedemikian rupa sehingga kedua tungkai dalam posisi bersila dan melengkung ke atas. “Tentunya dalam posisi demikian selama 9 bulan, akan menyebabkan kedua tungkai penampilannya melengkung ketika lahir.” Selain itu, tulangnya masih lebih lunak dan sedang bertumbuh sehingga gampang sekali terbentuk melengkung.

Kendati demikian, tungkai yang melengkung ini berangsur-angsur akan lurus kembali sejalan dengan pertumbuhan bayi. Kecuali bila ada faktor genetik dimana salah satu orang tua penampilan tungkainya tak lurus atau melengkung, akan diturunkan pada anaknya. Jadi, tukas Eric, “melengkung tidaknya tungkai tak tergantung posisi ketika menggendong bayi.” Begitupun bila bayi tak dibedong, kakinya akan tumbuh lurus sesuai potensi genetik yang dimilikinya.

Membahayakan Bayi
Berbagai praktek perawatan bayi yang mengikuti kebiasaan-kebiasaan turun-temurun ini, menurut Eric, seringkali bukan hanya kurang dapat diterima dasar ilmiahnya, tapi juga bisa merugikan. Misalnya, pemakaian gurita untuk bebat perut bayi. Kata orang, supaya bayi jangan masuk angin.” Ada pula yang bilang, agar perutnya enggak besar dan pusarnya enggak bodong.

Dalam dunia medis, tuturnya, tak dikenal istilah masuk angin. “Istilah ini mungkin maksudnya aerophagia, yaitu bayi banyak mengandung udara di lambungnya sehingga terlihat kembung. Hal ini bisa disebabkan bayi menangis lama atau cara minum susu botol kurang betul.” Jadi, Bu-Pak, sama sekali tak ada kaitannya dengan pemakaian gurita.

Begitupun dengan perut besar dan pusar bodong. “Besar kecilnya perut ditentukan oleh ketebalan kulit, lemak kulit, dan otot perut yang sanggup menahan daya dorong isi perut atau usus keluar. Secara alamiah, usus, kan, berusaha mendorong keluar,” terang Eric. Nah, pada bayi, lanjutnya, kulit maupun lemak dan ototnya masih tipis karena belum tumbuh, sehingga belum mampu menahan ususnya yang mendorong keluar. Jadilah si bayi kelihatannya seperti kembung, perutnya agak besar. “Nanti, bila kulit dan lemak serta ototnya sudah lebih tebal, akan lebih sanggup menahan daya dorong tersebut.” Jadi, tak akan gendut lagi, kecuali kalau makannya memang banyak.

Sama halnya dengan pusar bodong, “Bila perutnya membesar, tentu pusarnya akan menonjol, dong,” tukas Eric. Tak demikian halnya setelah ketebalan kulit, lemak kulit, dan ototnya bertumbuh menjadi lebih tebal. Jadi, bukan lantaran dipakaikan gurita maka pusarnya jadi enggak bodong. Jikapun si bayi sampai punya pusar bodong, menurut Eric, karena bagian dari puntung tali pusatnya memang sejak awalnya sudah lebih besar. “Jadi, sejak lahir pusarnya memang sudah bodong, bukan karena tak dipakaikan gurita.”

Pemakaian gurita, tutur Eric lebih lanjut, sebenarnya justru dapat merugikan bayi. “Bayi jadi kepanasan dan banyak keringat sehingga bisa mengalami keringet buntet di bawah lapisan gurita.” Selain itu, bila pemakaian gurita terlalu ketat, “akan mengganggu gerak pernafasan bayi.” Soalnya, bayi bernafas lebih dominan menggunakan gerak pernafasan perut.

Jadi kalau kita bebat dia erat-erat di bagian perut, tentu akan mengganggu pernafasannya.”

gurita secara penelitian ternyata dapat meningkatkan kejadian gastroesofageal refluks (GER). Apakah GER itu? GER adalah kembalinya makanan yang telah masuk ke dalam lambung.

Apa bedanya dengan muntah? Muntah termasuk dalam GER. Tetapi gampang sekali melihat anak muntah, karena isi lambung keluar melalui mulut. Hal yang paling ditakutkan adalah isi lambung keluar kembali, tetapi tidak sampai di mulut. Jadi hanya sampai di kerongkongan saja. Keadaan inilah yang menyebabkan terlukanya dinding saluran makan dan pada akhirnya si anak akan mengalami muntah terus menerus sampai dia besar nanti.

Bagaimana melihat anak mengalami GER atau tidak? Bisa dilihat salah satunya dari jumlah gumoh. bila terjadi gumoh 1 kali tiap minum susu, hal itu tidak bermasalah. Tetapi bila terjadi gumoh walaupun bayi tidak menelan sesuatu berarti orang tua harus hati-hati. Jika perlu, hendaknya berkonsultasi dengan dokter. (Dr. Herbowo SpA)

Sumber: http://rumahkusorgaku.multiply.com
»»  Continue Read . . . . .

Suplemen Untuk Ibu Hamil dan Menyusui


Bukankah kita dapat memperoleh nutrisi yang kita butuhkan melalui makanan yang kita konsumsi?

Kebutuhan energi, vitamin, dan mineral pada ibu hamil meningkat sekitar 10-50%. Kebutuhan Vitamin C dan Seng meningkat sekitar 40%. Sedangkan zat besi meningkat sampai 50%. Mengingat kebutuhan gizi tersebut tidak mudah didapatkan melalui makanan saja, penggunaan suplemen makanan bagi ibu hamil dan menyusui sangat dianjurkan.

Dengan mengikuti petunjuk berikut ini, anda akan menjalani kehamilan dengan baik, melahirkan anak yang sehat dan kuat, serta menyusui anak anda dengan ASI yang berkualitas tinggi.

1. Asam Folat
Asam folat sangat penting bagi kesehatan pertumbuhan bayi. Asupan asam folat yang cukup sebelum pembuahan dan beberapa minggu awal kehamilan dapat membantu mencegah cacat lahir saluran syaraf (NTD).

Anda harus mengkonsumsi setidaknya 600 mcg asam folat setiap hari. Para ahli kesehatan menganjurkan wanita hamil untuk mengkonsumsi suplemen vitamin yang mengandung 600 mcg asam folat sehari daripada bergantung pada makanan yang mengandung asam folat.

Buah dan sayuran, termasuk jus jeruk dan daun sayuran warna hijau, serta padi-padian adalah sumber asam folat yang baik.

2. Kalsium
Sebagian besar wanita di atas usia 19 tahun atau lebih, termasuk yang hamil, seringkali tak cukup mendapat 1.000 mg kalsium per hari seperti yang drekomendasikan. Karena saat bertumbuh di perut janin membutuhkan kalsium yang tinggi, maka konsumsi kalsium perlu ditingkatkan untuk mencegah kehilangan kalsium dari tulang. Jika bayi kekurangan kalsium, dia akan menyerap dari kalsium ibu.

Sumber makanan kaya kalsium antara lain susu, keju, yogurt, susu kedelai, sereal, tofu, kacang yang dikeringkan, almond dan sayuran hijau.

3. Karbohidrat dan Serat
Karbohidrat dan serat adalah salah satu sumber energi penting. Bahan makanan sumber karbohidrat antara lain nasi, roti, sereal, gandum, dan pasta.

Agar kebutuhan energi anda terpenuhi, makanlah 3 porsi karbohidrat/serat makanan setiap hari (Seiris roti sama dengan satu porsi karbohidrat/serat makanan).

Pilihlah makanan yang diperkaya dan terbuat dari padi-padian, misalnya havermut, rye (sejenis gandum), dan gandum. Makanan dari padi-padian lebih kaya gizi dan serat dibanding produk olahannya.

Serat sangat penting, terutama bagi wanita hamil yang sering mengalami konstipasi. Makanan berserat tinggi seperti misalnya padi-padian, buah segar, dan sayuran segar.

4. Protein
Anda dan bayi anda memerlukan banyak protein sebagai nutrisi penunjang pertumbuhan jaringan. Anda perlu mengkonsumsi 60 gram protein sehari, yaitu 20-36% lebih tinggi dari kebutuhan normal.

Beberapa sumber protein hewani yang bisa dikonsumsi adalah ikan, seafood, unggas, daging sapi, hati, dan telur. Sedangkan untuk sumber protein nabati adalah tahu, tempe, kacang polong, kacang-kacangan, dan serealia. Susu dan produk olahannya, seperti keju dan yogurt, juga merupakan sumber protein yang baik.

5. Lemak
Lemak dapat membantu tubuh untuk menyerap banyak nutrisi. Lemak juga menghasilkan energi, dan menghemat protein untuk dimanfaatkan dalam fungsi-fungsi pertumbuhan.

Namun demikian, dalam keadaan hamil sekalipun anda harus membatasi asupan lemak karena kandungan kalorinya amat tinggi. Jika anda mengkonsumsi makanan berlemak terlalu banyak, berat badan anda akan cepat sekali naik.

Makanan yang tinggi lemak antara lain daging berlemak, susu, keju, mentega, margarin, dan minyak.

6. Zat Besi
Pada masa hamil, volume darah meningkat seiring dengan kebutuhan zat besi anda. Zat besi adalah komponen utama hemoglobin, yaitu bagian darah yang mengangkut oksigen ke sel-sel tubuh anda dan bayi.

Suplementasi zat besi semasa hamil terbukti membantu mencegah defisiensi zat besi. Kekurangan zat besi dapat mempertinggi resiko komplikasi disaat persalinan dan resiko melahirkan bayi berat lahir rendah dan prematur.

Makanan-makanan yang kaya zat besi antara lain, daging sapi, hati, kacang polong dan padi-padian.

Para ahli di Amerika Serikat (AS) menganjurkan agar wanita hamil mengkonsumsi 27 mg zat besi setiap hari, yaitu 50% diatas kebutuhan normal. Sebagian besar ahli kesehatan menganjurkan konsumsi suplemen yang memberikan 30 mg zat besi per hari karena mineral ini sukar sekali terpenuhi melalui makanan.

7. Seng
Seng sangat penting bagi kesehatan anda dan bayi. Defisiensi seng bisa menimbulkan komplikasi pada saat hamil dan melahirkan. Kadar seng rendah pada bayi telah dihubungkan dengan NTD dan berat lahir rendah.

Sumber seng yang baik adalah seafood, hati, dan daging.
Di AS, angka kecukupan gizi harian seng semasa hamil adalah 11 mg. Jumlah ini 38% lebih tinggi dari kebutuhan normal. Banyak wanita merasa lebih mudah memenuhi kebutuhan mereka dengan cara mengkonsumsi suplemen yang diperkaya seng.

8. Vitamin dan Mineral Lengkap
Seorang wanita hamil memiliki kebutuhan vitamin dan mineral lebih tinggi dari biasanya. Buah-buahan dan sayuran memberikan berbagai vitamin dan mineral lebih banyak dibanding makanan lain.
Setiap hari, anda harus mengkonsumsi buah jeruk dan sayuran berwarna hijau atau kuning dalam porsi yang besar. Buah dan sayuran lain yang juga penting untuk dikonsumsi adalah apel, pir, anggur, pisang, nanas, beri, jambu, mangga, pepaya, kurma, melon, wortel, bit, tomat, dan kembang kol.

Konsumsi buah dan sayuran segar lebih disarankan dibanding buah/sayuran kaleng, karena jumlah gizinya yang lebih banyak serta tidak mengandung tambahan gula, garam dan lemak.
Satu hal penting yang harus diingat adalah, tujuan pemberian suplemen selama kehamilan, bukan untuk menggantikan makanan, tapi sebagai tambahan atau cadangan nutrisi yang mungkin saja kurang atau tidak terpenuhi. Selain itu, pengonsumsian suplemen sebaiknya dibawah pengawasan dokter. Karena, beberapa jenis vitamin dan mineral jika dikonsumsi secara berlebih dapat mengganggu kesehatan.

Sumber: http://forum.kotasantri.com
»»  Continue Read . . . . .

Saturday, 30 March 2013

Jadwal MotoGP 2013 [Live Trans7]



Jadwal Siaran langsung (Live) MotoGP 2013 Trans7 di Semua Sirkuit waktu Indonesia. Balap MotoGP Race mulai bergulir tanggal 7 April 2013 di Sirkuit Losail, Qatar. Pembukaan MotoGP tahun 2013 ini digelar pada pukul 8 waktu setempat. Adapun balap MotoGP Race dimulai pukul 02:00 WIB siaran langsung stasiun Trans 7.

Berikut jadwal siaran langsung Moto GP 2013 yang akan sisiarkan secara live Trans 7 sesuai jadwal yang dirilis situs MotoGP.COM:
7 April 2013, Qatar di Losail Pukul 02:00 WIB
21 April 2013, Austin, Texas AS, Pukul 02.00 WIB
5 Mei 2013, Spanyol Jerez, Pukul 19:00 WIB
19 Mei 2013, Prancis GP, Le Mans, Pukul 19:00 WIB
2 Juni 2013, Italia, Mugello, Pukul 19:00 WIB
16 Juni 2013, Katalunya, Barcelona Pukul 19.00 WIB
29 Juni 2013, Belanda, Assen, Pukul 20:00 WIB
14 Juli 2013, Jerman, Sachsenring, Pukul 19:00 WIB
22 Juli 2013, Amerika Serikat, Laguna Seca, Pukul 04:00 WIB
18 Agustus 2013, Indianapolis, Indiana, Pukul 01:00 WIB
25 Agustus 2013, Ceko, Brno, Pukul 19:30 WIB
1 September 2013, Inggris, Silverstone, Pukul 20:30 WIB
15 September 2013 San Marino, Misano (Italia), Pukul 19:00 WIB
29 september 2013, Spanyol, Motorland Aragon, Pukul 19:00 WIB
13 Oktober 2013, Malaysia, Sepang, Pukul 15:00 WIB
20 Oktober 2013, Australian, Phillip Island, Pukul 12:00 WIB
27 Oktober 2013, Jepang, Motegi, Pukul 13:00 WIB
10 November 2013, Valencia, Spanyol, Pukul 20:00 WIB
Jadwal di atas adalah jadwal resmi MotoGP dan akan disiarkan secara langsung Trans7 sebagai official MotoGP 2013 di Indonesia. Hayyo siapa jagoan anda di MotoGP musim 2013 ini?????
Losail Qatar, Live Trans 7 Pukul 02:00 WIB

[SUMBER]
»»  Continue Read . . . . .